CIANJUR– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur mencatat, masih banyak dapur MBG belum mengantongi Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS).
Kepala Dinkes Cianjur I Made Setiawan mengatakan, sekitar 82 persen SPPG MBG baru memiliki SLHS.
“Dari 337 dapur yang beroperasi, sebanyak 278 dapur telah memiliki sertifikat tersebut,” kata Made, Senin 8 Juni 2026.
Adapun sekitar 32 dapur masih dalam proses pengajuan sertifikat. Selain itu, terdapat 27 dapur yang belum mengajukan SLHS.
Made berharap, semua izin SPPG MBG segera menempuh izin SLHS.
“Kami berharap seluruh pengelola segera melengkapi persyaratan ini untuk memastikan standar higienitas dan sanitasi terpenuhi,” pungkasnya. (bay)


































































