CIANJUR – Penyakit mulut dan kuku (PMK) cukup rentan menyebar saat musim hujan. Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) setempat pun mengimbau para peternak mewaspadai potensi penyebarannya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPKHP Kabupaten Cianjur, Ade Dadang, mengatakan rentannya penularan penyakit pada hewan ternak di musim hujan lantaran kondisi lingkungan yang lembap.
“Dengan adanya musim hujan, otomatis udara lembap. Hal ini akan mengaktifkan virus atau bakteri yang pada saat kemarau mereka membungkus diri sebagai perlindungan,” kata Ade, Selasa, 4 Februari 2025.
Belum lama ini DPKHP Cianjur mencatat telah terjadinya puluhan kasus penularan PMK.
“Dari 73 kasus PMK, laporan kondisi hari ini ada dua ekor mati, empat ekor potong paksa, dan 67 ekor sembuh,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi penularan penyakit tersebut, peternak diimbau menjaga kebersihan lingkungan peternakan atau kandang dan peningkatan kualitas pakan ternak.
“Diimbau agar peternak selalu menjaga kebersihan kandang, pemberian pakan yang berkualitas atau bergizi sebagai daya tahan tubuh,” pungkasnya. (bay)






































































