CIANJUR– Pemkab Cianjur siaga logistik berupa air bersih menghadapi musim kemarau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama mengatakan, diprediksi terjadi musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi selama tiga bulan ke depan.
Pihaknya pun segera berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menyiapkan ketersediaan air bersih untuk keperluan wilayah yang terdampak kekeringan.
“Kami segera berkoordinasi dengan PDAM Cianjur untuk berfokus menyiapkan air bersih untuk keperluan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Samudra Kamis 21 Mei 2026.
Saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan wilayah mana saja yang kerap terjadi kekeringan dengan merujuk kejadian di tahun-tahun sebelumnya.
“Kami sudah memetakan namun datanya belum bisa kami berikan karena masih diproses, yang pasti sudah kami lakukan dengan melihat kejadian-kejadian di tahun sebelumnya,” ujarnya.
Pihaknya juga akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya dalam membuat sumur resapan sejak dini untuk menghadapi musim kemarau yang akan datang.
“Kami akan segera sosialisasikan kepada masyarakat agar membuat sumur resapan sebagai bentuk persiapan menghadapi musim kemarau nanti,” tuturnya.
Dia mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan selama menghadapi musim kemarau. Terlebih, lanjut dia, saat musim kekeringan panjang sangat rawan terjadinya bencana kebakaran.
“Kami imbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama di area hutan, seperti membuang puntung roko, nah itu sangat berbahaya karena bisa memicu kebakaran,” pungkasnya. (bay)


































































