CIANJUR – Polres Cianjur menyelidiki temuan sesosok mayat yang kondisi tubuhnya tinggal tulang belulang di Kampung Wates Desa Cibaregbeg Kecamatan Cibeber, Minggu, 11 Oktober 2026. Saat ini mayat tersebut telah dievakuasi ke RSUD Sayang untuk pemeriksaan forensik atau otopsi.
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Bagus Panuntun, mengaku hingga kini belum diketahui dentitas mayat tersebut.
“Masih kami dalami terkait mayat tersebut karena masih belum dikenal atau mister X,” kata Bagus, Senin, 12 Oktober 2026.
Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan dugaan kekerasan yang menjadi penyebab kematian jenazah tersebut.
“Hasil emeriksaan luar di RSUD, sementara ini belum menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan tersebut,” paparnya.
Beben (47), warga setempat, engungkapkan mayat tersebut kali pertama ditemukan anaknya yang tengah bermain di sekitar kebun belakang rumah. Anaknya, kata Beben, mencium bau bangkai.
Karena penasaran, mereka kemudian mengecek sumber bau bangkai. Di lokasi ditemukan karung.
“Anak saya dan temannya menemukan sebuah karung yang dicurigai sumber bau bangkai,” tutur Beben.
Masyarakat yang mendapati laporan tersebut langsung berdatangan ke lokasi. Mereka berinisiatif membuka karung yang jadi sumber bau bangkai.
Di dalam karung didapati sesosok mayat yang sebagiannya hanya tulang belulang.
“Saat dibuka, di dalam karung ada mayat sudah menjadi tulang belulang. Dari bentuk giginya kelihatan orang dewasa. Mayat itu juga hanya bagian kepala sampai setengah badan,” paparnya.
Menurutnya, bau bangkai sudah tercium sejak sepekan lalu.
“Dari seminggu lalu juga sudah bau bangkai. Kami tak curiga bau bangkai itu ternyata mayat,” pungkasnya. (bay)
