CIANJUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur telah mengasesmen kebakaran lahan yang terjadi cukup masif pada Selasa, 15 September 2026. Hasil asesmen, setidaknya ada lima titik kebakaran lahan yang tersebar di lokasi berbeda.
Data BPBD setempat, wilayah yang terjadi kebakaran lahan berada di Kampung Cibadak RT 01/05 Desa Panyusuhan Kecamatan Sukaluyu. Di wilayah itu, luasan lahan yang terbakar lebih kurang 100 meter persegi.
Lokasi berikutnya berada di Jalan Raya Sukabumi KM 5 atau di depan Perumahan Bayubud Regency di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku. Luasan lahan yang terbakar lebih kurang 1.000 meter persegi.
Hasil asesmen petugas di lapangan, penyebabnya dimungkinkan karena faktor alam serta kelalaian manusia. Kebakaran berhasil dipadamkan petugas gabungan pada pukul 14.30 WIB.
Masih di Desa Sirnagalih, kebakaran lahan terjadi di Kampung Kebion Jeruk dengan luasan lahan yang terbakar lebih kurang 150 meter persegi. Sementara di Desa Cibinonghilir Kecamatan Cilaku, kebakaran lahan akibat faktor alam menghanguskan sekitar 100 meter persegi.
Sedangkan di Kecamatan Cugenang, kebakaran di lahan seluas 200 meter persegi terjadi di Kampung Pasir Gadung Desa Wangunjaya.
“Ada lima titik lokasi kebakaran dalam waktu hampir bersamaan pada Selasa. Lokasinya tersebar di Kecamatan Cilaku sebanyak tiga kejadian, di Kecamatan Sukaluyu 1 kejadian, dan di Kecamatan Cugenang 1 kejadian,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, Rabu, 16 September 2026.
BPBD siap siaga menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan bersamaan masih terjadinya kemarau panjang. BPBD pun terus memantau pengamatan informasi prakiraan cuaca dari BMKG.
“Kami juga menyiagakan personel yang piket rutin untuk mempercepat penanganan ketika ada laporan, baik kebakaran hutan dan lahan maupun krisis air bersih,” pungkasnya. (bay)
