CIANJUR – Para pedagang di Cianjur mengeluhkan harga plastik yang mengalami kenaikan drastis. Kondisi itu sudah dirasakan mereka sejak Ramadan.
Sutisna (32) misalnya, pedagang Pasar Induk Cianjur. Dia mengatakan, kenaikan harga plastik berlangsung secara bertahap sejak bulan Ramadan sehingga berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.
Salah satunya jenis plastik kemasan yang naik hampir dua kali lipat dari harga normal.
“Harga plastik sekarang naik cukup tinggi. Awalnya yang paling murah sekitar Rp8 ribu, sekarang sudah Rp14 ribu,” kata Sutisna, Rabu, 8 April 2026.
Selain itu, harga plastik jenis lain juga ikut mengalami lonjakan.
“Yang Rp14 ribu itu plastik cup. Harganya yang paling murah. Nah yang paling mahalnya itu cup plastik yang awalnya Rp16 ribu jadi Rp18 ribu. Plastik PE yang biasanya sekitar Rp30 ribu per kilogram, sekarang sudah Rp58 ribu,” ujarnya.
Kenaikan harga ini turut berdampak kepada turunnya omzet penjualan.
“Kalau dulu per hari bisa Rp25 juta sampai Rp30 juta per 15 dus cup plastik. Sekarang turun jadi sekitar kurang lebih Rp15 juta,” ungkapnya.
Naiknya harga plastik harga diduga merupakan dampak kondisi global. Termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada bahan baku.
“Penyebabnya kemungkinan karena pengaruh perang yang di Timur Tengah. Jadi berdampak ke harga bahan plastik,” pungkasnya. (bay)































































