CIANJUR – Lahan di kawasan Alun-alun Suryakencana Gunung Gede Pangrango terbakar, Kamis, 6 Agustus 2026. Belum diketahui persis penyebabnya.
Rekaman video terbakarnya alang-alang di lahan tersebut beredar di media sosial melalui pesan WhatsApp. Pada rekaman itu terlihat savana (padang rumput) yang hangus dilahap api.
“Informasi kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasinya di kawasan barat Alun-alun Suryakancana, mendekati Gunung Gumuruh,” ujar Gede Pangrango Operation, Dudan Darmawan, kepada wartawan, Kamis malam.
Relawan serta puluhan warga yang mendapati informasi bergerak cepat ke lokasi. Mereka pun berupaya memadamkan api.
Setelah tiga jam penanganan menggunakan alat seadanya, kobaran api akhirnya bisa dipadamkan.
“Pemadaman dilakukan menggunakan rerumputan dan kain basah. Hampir tiga jam api kami berjibaku memadamkan api,” tuturnya.
Hingga Kamis malam relawan dan warga masih bersiaga di lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
“Masih di lokasi, khawatir masih ada bara api yang memicu kembali kebakaran lahan,” ujarnya.
Dia mengaku belum bisa memastikan luasan lahan yang terbakar dan penyebab kebakaran terjadi. “Untuk luasannya dan penyebab kebakaran masih dicari tahu,” pungkasnya.
Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan dari petugas terkait informasi kebakaran tersebut.
“Masih menunggu laporan lebih lanjut dari petugas,” kata dia. (redaksi)
