CIANJUR – Paguron Kesatria Cidaun di Kampung Bobojong Desa Cidamar Kecamatan Cidaun terus menunjukkan eksistensinya membina generasi muda melalui seni bela diri, khususmya pencak silatm
Sekretaris Umum Paguron Kesatria Cidaun, Asep, menjelaskan sejak berdiri pada 1975, perguruan silat di Paguron Kestaria Cidaun terus mencetak atlet-atlet berprestasi baik pada kejuaraan tingkat kabupaten dan kota maupun nasional.
“Salah satunya kami melahirkan atlet nasional juara Pomnas (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional) di Kalimantan Selatan pada 2023. Beliau adalah Dede Ihsan Mochamad R. Sekarang menjabat ketua Paguron Kesatria Cidaun,” kata Asep, Sabtu, 5 Agustus 2026.
Paguron Kesatria Cidaun sangat jeli melihat potensi calon atlet. Biasanya, paguron ini mengincar calon atlet dari sekolah terdekat yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat.
“Kami memiliki metode melihat potensi anak. Kemudian kita gembleng masuk kategori atlet seni tunggal regu. Nanti mereka memiliki kemampuan pakai senjata toya, golok, trisula, dan atlet prestasi untuk bertanding,” ujarnya.
Paguron Kesatria Cidaun juga memiliki metode latihan yang membuat atlet siap secara fisik dan mental.
“Metode latihan sama pada umumnya. Cuma keunggulannya ada di konate (mengolah pernafasan dan ketenangan jiwa) pada malam hari. Metode ini dilakukan khusus sebagai bentuk persiapan sebelum pertandingan,” pungkasnya. (bay)



























































