CIANJUR – Bangunan gapura di perbatasan Cilaku-Cibeber menjadi sasaran vandalisme. Gapura dicorat-coret menggunakan cat piloks.
Elemen masyarakat pun bergerak cepat. Mereka membersihkan vandalisme pada gapura agar terkesan elok dipandang.
Ketua Karangtaruna Desa Peuteuycondong Kecamatan Cibeber, Andri, mengatakan coretan pada gapura merusak estetika.
“Tentunya tidak bagus dilihat. Apalagi gapura berada di ruas jalan yang sering dilalui pengendara,” kata Andri, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurut Andri, pemandangan coretan di gapura perbatasan sudah diketahui Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian. Orang nomor satu di Kota Tatar Santri itu sudah mengatensikan untuk dilakukan pembersihan.
“Saya bersama pemerintah desa setempat, pemerintah Kecamatan Cilaku, Pemerintah Kecamatan Cibeber, dan Karangtaruna bergerak membersihkan coretan-coretan tersebut. Sebelumnya memang sudah ada intruksi dari Pak Bupati,” paparnya.
Andri berharap, masyarakat tidak lagi melakukan aksi vandalisme menyasar infrastruktur, khususnya gapura perbatasan Cilaku-Cibeber.
“Harapannya masyarakat jangan coret-coret lagi di gapura perbatasan,” harapnya. (bay)



























































