CIANJUR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Cianjur mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak daerah.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Cianjur mulai menyisir aparatur sipil negara (ASN) yang masih memiliki tunggakan pajak, baik pajak kendaraan maupun pajak tanah.
Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah (PPPD) Bapenda Kabupaten Cianjur, Muharam mengatakan, pihaknya tengah berupaya mengejar target PAD melalui optimalisasi penerimaan pajak daerah.
Imbauan pembayaran pajak juga telah disampaikan kepada ASN yang masih memiliki tunggakan.
“Imbauan kepada ASN yang belum membayar pajak untuk segera membayar pajak, baik kendaraan maupun pajak tanah yang atas nama ASN. Bulan ini sudah mulai banyak juga yang masuk,” kata Muharam, Minggu, Selasa 29 September 2026.
Bapenda Cianjur terus melakukan pengawasan terhadap wajib pajak (WP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2),
“Pengawasan tersebut dilakukan dengan berkolaborasi bersama pihak kecamatan. Tujuannya mempercepat pelaporan,” pungkasnya. (bay)































































