CIANJUR – Permasalahan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Peuteuycondong 1 di Kecamatan Cibeber belum kunjung berakhir. Pascadigeruduk massa belum lama ini, dapur penyedia makan bergizi gratis (MBG) itu kabarnya bakal diaudit Badan Gizi Nasional (BGN).
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Cibeber, Ucu Sukandar, mengatakan audit yang akan dilakukan BGN merupakan tindak lanjut pertemuan pihaknya dengan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) BGN Bogor.
Pada pertemuan tersebut, Ucu membeberkan berbagai permasalahan. Di antaranya dugaan intimidasi dan penyalahgunaan wewenang terkait pemberhentian relawan.
“Intinya, pihak mitra harus bertanggung jawab. Ada dugaan intimidasi dan penyalahgunaan wewenang terkait pemberhentian relawan,” kata Ucu, Rabu, 2 September 2026.
KPPG BGN Bogor juga bakal menindaklanjuti terkait dugaan penyelewengan gaji mantan relawan.
“Termasuk sisa insentif, terutama saat Ramadan. Kami harapkan ini supaya diaudit secara menyeluruh,” tegasnya.
Pemilik SPPG Peuteuycondong 1, H Irwan, enggan berkomentar mengenai rencana audit BGN. “Tanya aja sama si Ucu,” kata Irwan.
Wartawan Logikanews.co mencoba mengonfirmasi permasalahan itu ke Korwil SPPG Kabupaten Cianjur. Namun baik pesan singkat maupun telepon tidak dijawab. (bay)






























































