CIANJUR – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Puskesmas Cibaregbeg Kecamatan Cibeber cenderung melonjak kurun tiga bulan terakhir. Kondisi itu dimungkinkan dipicu anomali cuaca dari hujan ke kemarau.
“Penyebab utamanya karena dipicu peralihan cuaca dari hujan ke kemarau,” kata Kepala UPTD Puskesmas Cibaregbeg, U Wahyudin, Jumat, 24 Juli 2026.
Kurun 6 bulan terakhir, Puskesmas Cibaregbeg setidaknya menangani 1.063 kasus ISPA. Rinciannya, pada Januari sebanyak 273 kasus, Februari sebanyak 151 kasus, Maret sebanyak 76 kasus, April sebanyak 142 kasus, Mei sebanyak 151 kasus, dan Juni sebanyak 270 kasus.
Wahyudin mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit ISPA dan sejenisnya.
“Harus banyak minum air putih, kurangi makan pedas dan air dingin, serta mengurangi aktivitas di luar yang dirasa tidak penting saat cuaca panas,” pungkasnya. (bay)



























































