CIANJUR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Cianjur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII, Sabtu, 25 Juli 2026. Musda yang mengusung tema “Penguatan Kontribusi LDII untuk Cianjur Berjaya Menuju Jawa Barat Istimewa” menjadi forum permusyawaratan tertinggi organisasi di tingkat kabupaten sekaligus momentum evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, dan pemilihan Ketua DPD LDII Kabupaten Cianjur periode 2026-2031.
Musda VII digelar sebagai bentuk komitmen LDII memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat guna mendukung pembangunan Kabupaten Cianjur yang maju, religius, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, TNI, kejaksaan, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan. Hadir di antaranya Ketua DPW LDII Jawa Barat drg. H. Dicky Harun, Sp.Ort, Ketua DPD LDII Kabupaten Cianjur H. Ade Suherlan, Pasi Pers Kodim 0608/Cianjur Kapten Dede Witarya, perwakilan Kejaksaan Negeri Cianjur Wannevri, perwakilan MUI Kabupaten Cianjur H. Misfalah Yusuf, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur Mutawali, Kabag Kesra Setda Cianjur Selamet Riyadi, Tenaga Ahli Bidang Keagamaan Lukmanul Hakim, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Cianjur Andri Wijaya, jajaran Dewan Pembina LDII Kabupaten Cianjur, Ketua Senkom Mitra Polri atau yang mewakili, Ketua KONI Kabupaten Cianjur atau yang mewakili, serta para Ketua Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Cianjur.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan eratnya hubungan dan kolaborasi antara LDII dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, serta berbagai organisasi masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, aman, dan sejahtera di Kabupaten Cianjur.
Peserta Musda terdiri atas Ketua PC, Sekretaris PC, dan Ketua PAC LDII se-Kabupaten Cianjur yang memiliki hak musyawarah. Dalam forum tersebut dibahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026, penyampaian pandangan umum, penyusunan program kerja organisasi, serta penetapan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun mendatang.
Melalui tema yang diusung, LDII menegaskan tekad untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat melalui pembinaan sumber daya manusia yang profesional dan religius, penguatan nilai-nilai kebangsaan, pemberdayaan ekonomi umat, kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta pembinaan karakter generasi muda. Semangat tersebut selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Cianjur dan Provinsi Jawa Barat.
Selain menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, Musda VII juga merupakan bagian dari konsolidasi internal yang dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LDII. Konsolidasi ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
DPD LDII Kabupaten Cianjur berharap hasil Musda VII mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah, program kerja yang inovatif, dan semakin memperkuat kontribusi nyata LDII dalam mendukung terwujudnya Cianjur Berjaya menuju Jawa Barat Istimewa, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (hms)



























































