Peternak Ayam Pelung di Cibeber Keluhkan Naiknya Harga Dedak

CIANJUR – Harga dedak yang dijadikan pakan hewan ternak saat ini naik cukup signifikan. Kondisi itu dikeluhkan sejumlah peternak ayam pelung di Kabupaten Cianjur

Heru Purnama (29) misalnya, peternak ayam pelung di Desa Sukaraharja Kecamatan Cibeber. Heru mengaku, sudah beternak sejak 2020.

Hampir enam tahun menggeluti bidang itu, baru kali ini harga pakan relatif cukup mahal.

“Biasanya harga dedak itu hanya Rp2 ribu per kilogram. Sekarang naik jadi Rp6 ribu per kilogram. Saya biasanya hanya butuh 2 kilogram per hari per ekor,” kata Heru, Jumat, 11 September 2026.

Heru menyebut, naiknya harga dedak akibat menyusutnya proses penggilingan padi. Dia menduga kondisi itu karena dampak musim kemarau.

“Jadi, banyak pabrik yang tak melakukan penggilingan padi karena tidak ada pasokan akibat kemarau. Jadi, bahan baku dedaknya berkurang,” ujarnya.

Akibat mahalnya dedak, Heru terpaksa menjual sebagian ayam pelung peliharaannya untuk menghindari biaya pakan yang membengkak.

“Ayam pelung saya jual sebagian. Sekarang tinggal 24 ekor,” pungkasnya. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *