CIANJUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur merespons cepat kondisi Gisani Ali Rahman Alif (32), warga Cidalem RT 002/005 Desa Wanasari Kecamatan Agrabinta, yang mengalami lumpuh hampir 7 tahun. Aparatur di wilayah setempat segera menyambangi kediaman warga tersebut.
Gisani yang sebelumnya bekerja sebagai penjahit itu kini mendapatkan akses kontrol ke RSUD Sayang.
Kepala Puskesmas Agrabinta, Cep Muhidin, menjelaskan sebetulnya Gisani sempat menjalani kontrol medis. Namun, pihak keluarga memutuskan menanganinya melalui pengobatan tradisional.
“Sempat kontrol ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung setelah mendapatkan rujukan. Tetapi ke sananya dihentikan keluarga,” kata Muhidin, Kamis, 2 April 2026.
Saat ini Dinkes Cianjur dan pemerintah desa setempat berkolaborasi memulihkan kondisi medis Gisani dengan merujuknya ke RSUD Sayang.
“Mobil ambulans sudah disiapkan pihak desa yang bisa digunakan kontrol ke RSUD Sayang. Hari ini akan diberangkatkan. Mengenai biayanya sudah di-cover BPJS PBI,” ujarnya.
Muhidin menjelaskan, masih terdapat kendala biaya untuk pendamping saat menemani Gisani kontrol. Namun hal itu sedang dikoordinasikan bersama-sama.
“Kendalanya biaya untuk pendampingnya. Kami sedang mengupayakan bersama-sama,” pungkasnya. (bay)






























































