CIANJUR – Penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Cianjur tak semuanya bagus. Kondisi itu karena terbatasnya anggaran termasuk alat pendukung dan sumber daya manusia (SDM).
Data Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, terdapat sekitar 11 ribu tiang PJU yang terpasang di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, hampir separuhnya atau sekitar 5.500 PJU yang kondisinya bagus.
Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, tak memungkiri dengan terbatasnya anggaran pemeliharaan PJU. Selama ini, anggarannya hanya mengandalkan dari Pajak Barang Jasa dan Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik atau sebelumnya disebut Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sekitar Rp5,3 miliar.
Anggaran sebesar itu dialokasikan untuk berbagai kegiatan. Di antaranya pembayaran tagihan PJU, pemasangan, serta pemeliharaan.
“Alat pendukung juga minim, salah satunya mobil skylift atau mobil tangga yang digunakan untuk memperbaiki PJU. Kami hanya punya dua unit. Salah satunya bahkan kondisinya rusak,” kata Aris, Senin, 11 Agustus 2025.
Aris memastikan sudah memperbaiki armada skylift karena keberadaannya sangat dibutuhkan saat perbaikan PJU. Termasuk menyiapkan petugas yang siap siaga selama 24 jam.
“Sekarang dua mobil skylift sudah bisa berfungsi. Sekarang sudah digunakan memperbaiki PJU yang rusak,” ujarnya.
Idealnya Dishub harus memiliki 4 unit armada skylift. Termasuk mobil minicrane yang bisa menjangkau ke perkampungan.
“Kami akan selaku memberikan pelayanan maksimal. Termasuk membuka call centre,” pungkasnya. (bay)































































