CIANJUR – Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Cianjur, Irfan Aulia Budiman menyoroti program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang belum dirasakan secara maksimal masyarakat.
Fakta di lapangan, Ketua Fraksi Partai Gerindra itu menilai UHC belum menjamin akses layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu.
Irfan mengatakan, program UHC Prioritas ini dirancang untuk memastikan warga kurang mampu bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan. Mereka hanya dengan menunjukkan KTP atau KK disertai Surat Keterangan Miskin (SKM) dan surat pernyataan, bahkan proses aktivasi ditargetkan kurang dari 24 jam.
Hingga kini implementasi di lapangan masih jauh dari harapan. Salah satu kendala utama adalah minimnya edukasi kepada masyarakat terkait prosedur dan manfaat program tersebut.
“Masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme UHC ini. Akibatnya, mereka kesulitan mengakses layanan yang sebenarnya sudah disediakan pemerintah,” kata Irfan, Jumat, 17 April 2026.
Menurut Irfan, untuk menyosialisasikan UHC, puskesmas harus menjadi pusat layanan kesehatan yang menjadi garda terdepan.
“Puskesmas harus lebih aktif memberikan edukasi dan informasi. Jangan sampai program yang bagus ini tidak dirasakan manfaatnya hanya karena kurangnya sosialisasi,” paparnya.
Dia mendorong pimpinan Komisi 4 segera mengevaluasi menyeluruh terhadap Puskesmas dengan tujuan layanan UHC prioritas dapat dinikmati keseluruhan masyarakat.
“Saya mendorong agar Komisi 4 tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga mengambil langkah konkret melalui evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Puskesmas,” pungkasnya. (bay)





























































