CIANJUR – Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian merombak jajaran ‘kabinet’. Sebanyak 110 pejabat eselon II, III, dan IV mengalami rotasi dan mutasi jabatan.
Pelantikan digelar di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, Jumat, 22 Agustus 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan SDM Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, mengatakan, dari 110 orang yang dirotasi dan mutasi, sebanyak 83 orang merupakan pejabat struktural.
“Sisanya merupakan kepala puskesmas dan pengawas atau penilik,” kata Akos kepada wartawan, Jumat, 22 Agustus 2025.
Rotasi dan mutasi merupakan hal biasa di sebuah organisasi, termasuk di lingkup pemerintah. Rotasi dan mutasi akan kembali dilakukan sesuai kebutuhan.
“Pasti akan ada lagi karena kebutuhan. Setiap tahun kan ada yang pensiun,” ujarnya.
Saat ini, jabatan pimpinan tinggi pratama di beberapa dinas masih dijabat pelaksana tugas (Plt). Kekosongan jabatan definitif harus dilakukan melalui berbagai tahapan administrasi.
“Ada beberapa dinas yang masih kosong. Belum terisi karena harus ada seleksi atau menempuh beberapa tahapan,” ungkapnya.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, menaruh harapan pejabat yang dilantik bisa mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, terutama berkaitan dengan masyarakat.
“Mereka harus menghadirkan solusi nyata terhadap masyarakat,” pungkasnya. (bay)






























































