CIANJUR – MI (27), seorang teknis tersengat aliran listrik saat memasang CCTV di gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Cikaroya Kecamatan Warungkondang, Selasa, 23 September 2025. Akibat insiden itu, korban mengalami luka bakar pada bagian muka dan badannya.
Humas SPPG MBG Desa Cikaroya, Ratih, menjelaskan awalnya MI datang ke gedung SPPG MBG Desa Cikaroya untuk memasang CCTV di 12 titik. MI diketahui merupakan pegawai toko CCTV yang didatangkan pihak ketiga atau vendor pembangunan SPPG MBG Desa Cikaroya.
“Korban MI ini dipekerjakan vendor untuk memasang 12 CCTV,” tutur Ratih melalui sambungan telepon, Rabu, 23 September 2025
Petaka terjadi saat MI hendak memasang CCTV di lantai 2. Dia tersengat aliran listrik.
Ratih menduga, penyebab peristiwa tersebut lantaran MI tidak menggunakan alas kaki dan alat-alat pendukung lainnya sesuai dengan SOP.
“Petugas CCTV ini tidak memakai alas kaki dan alat-alat sesuai dengan SOP sehingga kena setrum,” tutur dia.
MI lalu dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk ditangani secara medis. Kondisinya saat ini berangsur-angsur membaik.
“Kondisinya alhamdulillah sudah membaik. Kami pastikan ditangani dengan baik,” ujarnya.
Ratih pun telah dimintai keterangan Polsek Warungkondang atas insiden tersebut. “Saya juga sudah dipanggil Polsek Warungkondang,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cikaroya, H Encep, mengaku telah mengunjungi SPPG pascainformasi adanya petugas CCTV yang tersengat aliran listrik.
“Kemarin, Pemdes Cikaroya mendapatkan laporan tentang terjadinya musibah kesetrum aliran listrik di dapur MBG. Langsung kami cek ke lokasi. Namun dapur MBG ditutup dulu,” kata Encep. (bay)


































































