CIANJUR – Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukasari 3 di Kecamatan Cilaku terindikasi bermasalah. Kepastian itu usai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat melakukan sidak ke lokasi menyusul keluhan masyarakat soal bau menyengat diduga berasal dari limbah dapur SPPG itu ke sumur atau kolam.
Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengaku telah melakukan sidak dan menemukan sistem pengelolaan IPAL di SPPG Sukasari 3 memang belum memenuhi standar ketentuan yang ada. “Minggu kemarin dilakukan sidak karena sudah ada aduan dari masyarakat. Petugas kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan,” kata Komarudin, Rabu, 29 April 2026.
Pihak dapur pun langsung diminta untuk menyelesaikan permasalahan limbah dengan memperbaiki IPAL sesuai standar.
“Kami langsung memberikan arahan terutama untuk segera memperbaiki sistem pengolahan limbah yang sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Kepala SPPG Sukasari 3, Aulia Rachman, mengaku sudah memperbaiki IPAL untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat pada audensi beberapa waktu lalu.
“Untuk IPAL sudah kami perbaiki dan sudah seselai dikerjakan karena memang kemarin ada keluhan dari masyarakat,” kata dia. (bay)
































































