CIANJUR – Ratusan eks pedagang Pasar Ciranjang yang terdampak kebakaran pada 2020 akan kembali berjualan. Mereka akan segera menempati kios di Blok Merah Putih.
Kepala UPTD Pasar Ciranjang, Iman Rohman, mengatakan para calon pedagang yang belum terakomodir berjualan di Pasar Ciranjang dapat berjualan. Mereka akan menempati 298 Kios Merah Putih berdasarkan surat edaran dari Dinas Kumdagin Kabupaten Cianjur.
“Atas dasar musyawarah UPTD, DPP K5, serta pedagang pasar Blok Hanggar Merah Putih pada 10 Februari 2026, para pedagang dapat membuka kios dan serentak berjualan pada 29 April,” kata Iman, Jumat, 24 April 2026.
Namun, apabila calon pedagang yang tidak segera menempati kios pada batas waktu yang ditetapkan, maka akan diberikan kepada calon pedagang lainnya.
“Apabila tanggal yang telah ditetapkan kios tidak dibuka, maka akan diberikan kepada pedagang yang ingin berjualan,” ujarnya.
Calon para pedagang mayoritas merupakan eks pedagang yang terdampak kebakaran. Pemkab Cianjur rencananya akan menyelesaikan bangunan kios lainnya di lokasi berdekatan dengan kios Merah Putih.
“Banyaknya eks pedagang Pasar Ciranjang yang dulu menjadi korban kebakaran. Kemudian ada 1.000 lebih lagi akan diakomodir apabila bangunan kios lainya sudah selesai dibangun,” paparnya.
Iman berharap penambahan jumlah pedagang di Pasar Ciranjang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Harapannya pedagang tambah banyak di Pasar Ciranjang, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja dan mempermudah akses barang bagi konsumen,” pungkasnya. (bay)


































































