CIANJUR– Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Cianjur telah mengoptimalkan anggaran Rp156 Miliar pada tahun 2025 ke berbagai program pembangunan infrastruktur.
Kepala Disperkim Cianjur Cepi R Fadiana mengatakan, pada tahun 2025 Disperkim Cianjur berhasil secara optimal untuk perbaikan infrastruktur, penanganan dampak bencana, dan peningkatan kualitas permukiman.
Pekerjaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, menjadikan Disperkim sebagai pelopor pembangunan berkelanjutan di Cianjur.
“Dimana setiap proyek diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar. Fokus utama mencakup sanitasi, rehabilitasi bencana,” kata Cepi, Minggu 1 Februari 2026.
Beberapa infrastruktur yang dibangun Disperkim Cianjur pun diantaranya menjadi akses vital bagi masyarakat.
“Jembatan Ciembe di Kecamatan Karangtengah, Jembatan Gantung Leuwi Tarisi yang menghubungkan Kecamatan Takokak dan Kadupandak dan lainnya,” paparnya.
Salah satu pencapaian gemilang adalah pembangunan dan rehabilitasi sanitasi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025.
“Seperti Rekrutmen Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) pada Maret 2025 mempercepat implementasi, meningkatkan akses air bersih bagi ribuan warga,” pungkasnya. (bay)






























































