CIANJUR – Sejumlah komunitas kreatif di Kabupaten Cianjur dihadirkan pada event
Road To Cianjur-an Fest di Gedung Cianjur Creative Center (CCC), Jalan Mangunsarkoro, Sabtu, 10 Agustus 2024. Salah satunya Forum Medsos Cianjur (FMC) yang mengisi sharing season kepada para peserta dari kalangan muda.
Pada kegiatan yang merupakan gawean Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Cianjur itu, Ketua FMC Ikbal Slamet didampingi Wakil Ketua Hendi Mulyana serta anggota Fikri Ario Rosmana memberikan materi berkaitan plus-minus penggunaan media sosial.
Sekretaris Komite Ekraf Kabupaten Cianjur, Manto Muklif Fardi, mengaku banyak komunitas kreatif yang terlibat pada kegiatan itu. Ini artinya, kreativitas kawula muda di Kabupaten Cianjur menunjukan tren positif.
“Alhamdulillah, dukungan datang dari berbagai pihak. Selain FMC, dukungan datang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Kemudian dari teman-teman Unsur seperti komunitas muralnya yaitu Sinergi Enginering, Forum Cianjur Desain Club, Selektaria dari Tua Tua Keledai, serta Looks Fotographi. Kemudian ada juga Kreatif Gelenial,” paparnya.
Manto menuturkan, kegiatan ini juga merupakan upaya untuk melanjutkan kembali peran para pelaku ekraf yang sudah aktif berkarya sejak beberapa tahun yang lalu.
“Di Cianjur dulu pernah ada event Cianjur-an Fest pada 2015. Saat itu acaranya sangat meriah bahkan dapat menggerakan banyak komunitas dan pelaku kreatif di Cianjur” ujar Manto.
Namun pada event kali ini, kata Manto, kegiatan dilaksanakan secara spontan mengingat momenyanbertepatan dalam Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-347.
“Pada momen HJC, kenapa kita tidak berpikir untuk menghidupkan kembali sebagai partisipasi dari Komite Ekraf,” imbuhnya.
Rencana awal, event Cianjur-an Fest 2015 itu dapat dilaksanakan setiap tahun. Namun terdapat beberapa kendala yang membuat kegiatan tidak dapat kembali digelar.
“Mungkin karena kesibukan sejumlah founder akhirnya tidak berjalan. Niat kita membuat event kali ini karena ingin melanjutkan rencana itu dan tujuannya membuat event semakin besar,” ucapnya.
Langkah ke depan akan dilakukan dengan mengaktifkan Gedung CCC terlebih dahulu agar dapat dimanfaatkan dengan nyaman. Sehingga bangunan yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar itu sesuai fungsinya.
“Gedung ini kan berasal dari bantuan Pemprov. Tapi sayang tidak dengan isinya. Makanya kita mengupayakan agar fasilitas di gedung dapat terpenuhi, sehingga dapat digunakan dengan sangat nyaman,” tuturnya.
Inisiator Cianjur-an Fest 2015, Ruli Moreno, mengaku sangat mendukung event Cianjur-an Fest karena dengan kegiatan ini dapat membuat kreativitas anak muda di Cianjur terbangun.
“Semoga dengan ini Cianjur dapat membangun kreativitas. Apalagi mendekati musim demografi, jadi saya sangat support,” ungkapnya.
Ruli menyebut, kreasi anak muda di Cianjur mengalami perkembangan yang cukup pesat. Pasalnya, hal-hal kreatif itu dulu hanya dianggap komunitas, sedangkan saat ini mereka sudah menganggap hal tersebut sebagai profesi.
“Banyak sekali pelaku termasuk dari panitia event kali ini yang menganggap bekarya itu sebagai profesi. Tentunya hal itu menjadi contoh bagi anak muda lainnya bahwa apapun hobi kalian kedepannya akan menghasilkan” jelasnya.
Event ini juga hadir untuk mengoleksi orang-orang kreatif yang akhirnya bisa terbangun industri kreatif lebih maju di Cianjur. Walaupun belum terpetakan tapi sudah terlihat percikannya.
Ruli berharap ke depan tim kreatif lebih terprogram untuk mengaktifkan Gedung Cianjur Creative Center agar keberadaan tempat ini dapat dirasakan masyarakat secara luas, bukan hanya komunitas kreatif.
“Sejak 2020 gedung ini tidak ada aktivitas. Mudah-mudahan kali ini adalah titik pijaknya supaya ke depan tim kreatif punya program tetap untuk aktivasi gedung ini,” pungkasnya. (hen/bay)


































































