CIANJUR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mewacanakan pelaksanaan belajar siswa menjadi lima hari. Pemerintah Kabupaten Cianjur akan menindaklanjuti kebijakan program tersebut.
Sebagaimana konsepnya, sekolah lima hari ini dimulai dari Senin hingga Jumat. Konsep pembelajaran itu sudah diterapkan Gubernur saat dirinya menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengungkapkan, meski Pemkab Cianjur belum menerima surat edaran, tetapi sudah dilakukan serangkaian persiapan.
Salah satunya dengan memerintahkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur membahas secara teknis pelaksanaannya.
“Belum dapat surat edaran tetapi kami setuju. Kami telah menginstruksikan kepada Kepala Disdikpora agar jadwal pembelajaran diubah menjadi lima hari. Nanti akan dimulai pada tahun ajaran baru,” kata Wahyu, Selasa, 3 Juni 2025.
Dengan penerapan bersekolah lima hari, kata Wahyu, siswa menjadi lebih fokus belajar. Di sisi lain, jadwal libur pun bertambah menjadi dua hari, sehingga menjadikan para siswa lebih lama memiliki waktu luang dengan keluarga masing-masing.
“Saya berpikir lebih bermanfaat karena siswa bisa belajar lebih fokus. Ada waktu dua hari libur sehingga cukup berkumpul dengan keluarga,” pungkasnya. (bay)






























































