CIANJUR – Para petani di Desa Hegarmanah Kecamatan Karangtengah was-was. Pasalnya, tanaman padi di lahan sawah mereka terancam gagal panen karena serangan hama wereng.
Saat ini, daun padi mulai menguning dan mengering sebelum waktunya.
Ujang (50), petani setempat, mengaku hama wereng sudah menyerang padi di sawahnya dan warga lainnya sejak dua pekan berjalan.
“Tanaman sudah mulai menguning sudah dua pekan. Kami khawatir gagal panen,” kata Ujang, Jumat, 27 Juni 2025.
Untuk mengatasi hama wereng, Ujang menyebut padi harus disemprot obat penangkal. Namun obat yang tersedia di toko itu terbilang mahal karena dijual Rp95 ribu per botol.
Ujang berharap, ada perhatian dari pemerintah untuk membantu penyediaan obat pembasmi hama wereng.
“Harapannya ada bantuan dari intansi terkait berupa pemberian obat pembasmi hama wereng atau bisa juga dengan kegiatan penyemprotan massal,” ujarnya.
Sekretaris Desa Hegarmanah, Deden Hamdani Yusup, mengaku belum mendata secara pasti luasan areal sawah atau petani yang terdampak serangan hama wereng. Deden meminta Pemkab Cianjur memberikan bantuan kepada warga Desa Hegarmanah agar tidak gagal panen.
“Kami dari pihak desa meminta kepada intansi terkait segera memberikan bantuan baik berupa obat obatan, maupun sosialisasi pendampingan terhadap para petani,” pungkasnya. (bay)































































