CIANJUR – Material tanah longsor di Kampung Tamanjaya 2 Desa Gadog Kecamatan Pacet nyaris menimpa sejumlah bangunan. Sejumlah alat berat pun mengeruk material tanah yang tampak tidak bisa tertahan tembok penahan tanah (TPT).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, di lokasi tanah longsor tengah dibangun kavling perumahan.
Salah seorang warga sekitar mengatakan, kejadian tanah longsor diduga dampak aktivitas pembangunan kavling perumahan yang sudah berjalan selama 4 bulan terakhir. Pengerjaannya diduga tak mengindahkan proses cut and fill, di mana TPT yang dibangun tidak kuat menahan derasnya air hujan.
“Itu dampak dari perataan tanah dan pengerukan. Sedangkan drainasenya belum dibuat. Otomatis air itu mengalir ke arah mana sehingga membuat tanah longsor,” kata dia yang minta namanya disamarkan, Selasa, 8 Juli 2025.
Akibat longsor tersebut, enam vila dan satu bangunan TK terancam material tanah longsoran. Dia mengungkapkan, kejadian tersebut telah berlangsung dua kali.
Masyarakat pun mulai khawatir peristiwa serupa akan kembali terjadi. “Jangan sampai ketiga kalinya kejadian,” ungkapnya.
Dia menduga pihak pengembang perumahan belum menempuh perizinan kepada pihak-pihak terkait.
“Dugaan saya belum menempuh perizinan,” pungkasnya. (bay)


































































