CIANJUR – Seorang lelaki lanjut usia berinsial U (62), warga Kampung Bojongmenteng RT 003/002 Desa Mentengsari Kecamatan Cikalongkulon, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Selasa, 26 Agustus 2025. Diduga, aksi nekat itu dilakukan karena U frustrasi penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.
Kapolsek Cikalongkulon AKP Arip Timtim Firmanto mengatakan, terungkapnya kejadian itu bermula saat kerabat curiga karena U tak kunjung ke luar rumah. Karena penasaran, kerabatnya itu langsung mendatangi kediaman U.
Dia lantas mengetuk pintu rumah. Namun tak ada yang menyahut.
Dia pun memberitahu warga lainnya karena dia curiga ada hal yang tak biasanya. Bersama warga, pintu rumah U pun didobrak.
Mereka kaget, di dalam rumah didapati U terbujur kaku dengan leher terjerat tali tambang plastik warna oranye yang terikat ke atap.
Warga kemudian melaporkannya Polsek Cikalongkulon. Di lokasi, polisi melakukan olah TKP dan mengevakuasi U ke Puskesmas Cikalongkulon.
Pihak keluarga menolak autopsi. Sehingga, jenazah U langsung dimakamkan.
“Langsung dimakamkan lantaran keluarga menolak dilakukan autopsi,” ujarnya.
Arip menduga, korban mengalami frustrasi karena penyakitnya belum kunjung sembuh.
“Menurut keterangan saksi, korban mempunyai riwayat sakit yaitu batuk dan maah menahun,” pungkasnya. (bay)































































