CIANJUR – Beberapa kali kasus dugaan keracunan diduga dari makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur jadi atensi pemerintah daerah setempat. Terutama kepada pihak pengelola dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Wakil Bupati Cianjur Ramzy Geys Thebe pun angkat bicara. Dia menegaskan, kendala teknis tidak boleh lagi menjadi alasan bagi pihak pengelola menyalurkan MBG.
“Sudah tidak bisa lagi ada alasan menyangkut teknis apa yang dikonsumsi anak-anak kita dan lain-lain. Intinya, harus lebih teliti lagi baik bahan bakunya, kelengkapan alat-alatnya, dan lainnya” tegas Ramzy, Senin, 8 September 2025.
Pemerintah tentu tak berharap kejadian serupa kembali terulang. “Ini yang tidak diharapkan juga pemerintah pusat, provinsi, termasuk Pemerintah Kabupaten Cianjur,” ujarnya.
Pemkab Cianjur melalui Bupati Cianjur Mohammad Wahyu selalu berkoordinasi perihal pendistribusian MBG dengan pihak terkait.
“Pastinya Pak Bupati terus berkoordinasi dengan BGN (Badan Gizi Nasional),” pungkasnya. (bay)































































