CIANJUR – Sebanyak 557 lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Cianjur akan mendapat
bantuan Interactive Flat Panel (IFP) atau televisi digital dari pemerintah pusat. Bantuan merupakan bagian program digitalisasi pembelajaran dari Kementerian Pendidikan
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat memastikan bantuan akan disalurkan tahun depan.
Kepala Bidang PAUDNI Disdikpora Kabupaten Cianjur, Jajang Sutisna, mengatakan saat ini sedang tahap verifikasi data melalui sistem data pokok pendidikan (dapodik) di masing-masing lembaga.
“Informasi dari pusat, lembaga PAUD akan menerima bantuan itu. Bahkan daftar penerimanya sudah turun dan beredar di lembaga-lembaga. Di Cianjur kurang lebih ada sekitar 557 PAUD,” kata Jajang, Senin, 22 September 2025.
Selain kelengkapan data di dapodik, syarat lain yang harus dipenuhi adalah lembaga memiliki ruangan yang memadai serta aman untuk menyimpan perangkat, sekaligus bisa difungsikan sebagai ruang pembelajaran. Selain itu, ketersediaan jaringan listrik dan internet juga menjadi prioritas.
Jajang juga sudah mengingatkan agar lembaga-lembaga PAUD segera melakukan verifikasi di dapodik. Pasalnya, masih ada beberapa yang belum melengkapi data.
“Kami kemarin mereviu ada beberapa lembaga yang belum memverifikasi dapodik-nya. Kami dorong melalui penilik dan pengawas supaya verifikasi segera dilaksanakan,” ungkapnya.
Pogram ini sejalan dengan arah digitalisasi pembelajaran yang diusung pemerintah. Menurutnya, penerapan teknologi dalam proses belajar anak sejak dini akan memberikan manfaat besar.
“Tujuannya sangat baik, anak-anak akan lebih mengenal teknologi sejak dini. Apalagi ini berbasis digitalisasi pembelajaran, jadi bisa mendorong deep learning atau pembelajaran mendalam,” pungkas dia. (bay)
































































