CIANJUR – Angin puting beliung menerjang Kampung Sindangpalay Desa Sukakerta Kecamatan Cilaku, Senin siang, 29 September 2025. Akibatnya, sebanyak 8 rumah warga dan 1 bangunan madrasah rusak.
Tak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Namun, nilai kerugian ditaksir mencapai Rp90 juta.
Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Kala itu langit berubah gelap. Disusul kemudian suara gemuruh.
Warga yang mendapati kondisi itu panik. Mereka lantas berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.
“Betul ada peristiwa bencana angin kencang. Hasil pendataan, ada tujuh rumah dan satu madrasah rusak ringan. Gentengnya beterbangan. Sementara itu ada satu rumah kondisinya rusak berat karrna atap bangunan ambruk. Jadi, total ada delapan rumah dan satu madrasah yang mengalami kerusakan,” kata Kepala Desa Sukakerta Rudi Hadiansyah, Senin, 29 September 2025.
Saat ini warga terdampak mengungsi ke rumah tetangga dan kerabatnya. “Sementara warga tidak ada yang diungsikan. Hanya untuk yang rumahnya rusak berat dievakuasi di rumah saudara terdekat,” paparnya.
Rudi berharap ada perhatian dari Pemkab Cianjur untuk perbaikan rumah warga yang terdampak.
“Kami sangat mengharapkan bantuan dari inztansi terkait seperti BPBD dan Dinas Sosial untuk perbaikan rumah korban angin puting beliung,” pungkasnya. (bay)


































































