CIANJUR – Hari Toleransi Internasional di Kabupaten Cianjur akan diperingati dengan menggelar Pagelaran Budaya Nusantara Lintas Agama dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional pada 16 November 2025.
Sebelum digelar kegiatan itu, terlebih dulu dilaksanakan audensi yang dipimpin Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian. Kegiatannya diikuti Kepala Kantor Kementerian HAM Wilayah Jawa Barat Hasbullah Fudail, jajaran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cianjur, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Cianjur, serta Kesbangpol Cianjur di Pendopo, Jumat, 10 Oktober 2025.
Kepala Kantor Wilayah Kementrian HAM Jawa Barat Hasbullah Fudail menjelaskan, Pagelaran Budaya Nusantara Lintas Agama menjadi sebuah kegiatan yang memiliki misi khusus menepis stigma masyarakat soal intoleransi di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Cianjur. Pada momen tersebut, Kabupaten Cianjur akan mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.
“Kegiatan Hari Toleransi Internasional pada 16 November 2025 itu menjadi ruh model nasional. Kabupaten Cianjur sebagai penggagas dan menjawab tidak benarnya Cianjur zona merah intoleransi dan Jawa Barat sebagai provinsi miskin toleransi di Indonesia,” tutur Hasbullah.
Ketua FKUB Kabupaten Cianjur, KH Choirul Anam MZD, mengatakan Pagelaran Budaya Nusantara Lintas Agama merupakan agenda tahunan. Momen tersebut merupakan ajang silaturahmi lintas agama dan etnis di Kabupaten Cianjur.
“Kebetulan tanggal itu bertepatan dengan Hari Toleransi sehingga kami adakan Pagelaran Budaya Nusantara Lintas Agama. Hingga hari ini sudah ada 16 komunitas agama dan etnis di Cianjur,” kata Choirul Anam. (bay)
































































