CIANJUR – Proyek panas bumi atau geothermal di Kabupaten Cianjur mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Pasalnya, mereka khawatir proyek tersebut berdampak ekologis yakni kerusakan alam dan lingkungan.
Salah satunya diungkapkan pemerhati lingkungan, Fanpan Nugraha. Fanpan mengaku secara secara pribadi menolak proyek tersebut.
Dia menilai dampaknya merugikan lingkungan yang mengancam keselamatan hidup warga Kabupaten Cianjur.
“Bicara persoalan energi yang menyangkut alam semesta, kalau bukan kita yang menjaga secara bijak maka celakalah kita dihajar oleh alam atas ketidakbijakan perbuatan kita sendiri,” tegas Fanpan, Rabu, 10 Desember 2025.
Fanpan meminta pembangunan proyek yang saat ini tengah dikerjakan PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP) segera dihentikan.
“Lebih baik proyek tersebut tidak dilakukan karena efeknya malah akan lebih merugikan kelestarian alam kita,” pungkasnya. (bay)































































