CIANJUR – Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika menyampaikan keprihatinannya atas kejadian dugaan keracunan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menelan ratusan korban. Hingga saat ini, lebih kurang ada 273 orang yang jadi korban dugaan keracunan.
Paling banyak berada di Kecamatan Cikalongkulon yang mencapai hampir 200 orang lebih. Sisanya sebanyak 46 orang berada di Kecamatan Kadupandak.
“Saya prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Cianjur berkaitan dugaan keracunan MBG,” kata Metty, Rabu, 28 Januari 2026.
Legislator Fraksi Partai Golkar itu menegaskan, kasus dugaan keracunan menu MBG tidak boleh terulang kembali.
“Ke depan tidak boleh terjadi lagi peristiwa serupa,” tegasnya.
Metty mengaku tengah menunggu hasil sampel sisa makanan menu MBG yang dikirim Pemkab Cianjur ke Labkesda Provinsi Jawa Barat.
Jika hasilnya terbukti ada kelalain pada penyajian, maka Metty meminta pemerintah mengevaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk disanksi berupa pencabutan izin operasional.
“Apabila terbukti ada kelalaian, saya minta dapur tersebut dievaluasi pemerintah. Jangan beroperasi lagi,” pungkasnya. (bay)
































































