CIANJUR– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang menggartiskan biaya pengobatan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Diketahui, saat ini sebanyak lima korban masih dirawat di RSUD Sayang.
Para pasien tersebut diketahui dirujuk dari Puskesmas di wilayah Kecamatan Cikalongkulon pasca peristiwa dugaan keracunan makanan menelan korban hingga ratusan jiwa.
Humas RSUD Sayang Cianjur Raya Sandy mengatakan, kelima pasien mayoritas balita dirujuk pada Selasa malam 27 Januari 2026 setelah mengeluhkan mual, diare, pusing, demam dan lemas.
“Satu orang dewasa dan empat balita tengah ditangani secara medis usai semalam dirujuk. Kondisi balita menjadi fokus utama kami mengingat sistem tubuh mereka lebih rentan terhadap efek keracunan,” kata Raya, Rabu 28 Januari 2026.
Raya memastikan, biaya pengobatan korban dugaan keracunan menu MBG ditanggung Pemkab Cianjur.
“Seluruh biaya perawatan hingga proses pemulihan telah ditanggung penuh oleh Pemkab Cianjur, mulai dari biaya rawat inap, obat-obatan hingga pemeriksaan diagnostik yang diperlukan,” pungkasnya. (bay)






























































