CIANJUR – Toko servis elektronik, Profesor Handphone, di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Sawah Gede Kecamatan Cianjur, disatroni maling diduga bersenjata api. Aksi percobaan pencurian itu terekam kamera pengawas.
Video rekaman aksi percobaan pencurian itu viral di media sosial. Pada rekaman CCTV berdurasi 56 detik itu terlihat dua penjaga toko sedang berada di dalam.
Salah seorang di antaranya terlihat tertidur. Seorang karyawan yang masih berjaga dikejutkan dengan kedatangan seorang pria yang diduga hendak melakukan aksi pencurian.
Pegawai itu lalu mengecek dan berhasil mencegah pria tersebut masuk ke dalam toko. Lelaki tak dikenal tersebut lalu kabur.
Tak lama terdengar suara letusan diduga berasal dari tembakan pistol yang dibawa lelaki tersebut.
Nasrudin (25), pegawai toko, mengak, peristiwa itu terjadi pada Kamis dinihari, 30 April 2026 sekitar pukul 01.47 WIB. Pelaku tadinya diduga hendak mengambil barang-barang elektronik.
“Sepertinya mau mengambil barang-barang elektronik karena sepeda motor tidak bisa diambil. Ini karena terhalang pagar gerbang toko,” kata Nasrudin, Kamis, 30 April 2026.
Dia mendengar suara letusan beberapa kali. Suara itu diduga berasal dari senjata api yang dibawa pelaku.
“Kalau dilihat di video seperti bawa pistol. Saat pelaku pergi terdengar letusan,” ujarnya.
Pemilik toko pun langsung melapor ke Polres Cianjur. “Sudah melapor ke Polres Cianjur. Malah tadi sudah ada polisi yang nanya-nanya soal peristiwa itu,” ujarnya.
Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengaku tengah menyelidiki aksi percobaan pencurian di sebuah toko servis elektronik. Terkait ledakan diduga berasal dari senjata api jenis air softgun.
“Senjata kemungkinan air softgun karena tidak terdengar letusan oleh para saksi dan tidak ditemukan selongsong,” kata Alexander. (bay)


































































