CIANJUR – Kisruh warga Desa/Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur dengan Uher Suherman, kepala desa yang menyatakan mundur, belum kunjung usai. Warga menyatakan menolak kepala desa kembali masuk kantor seusai mencabut pernyataan pengunduran diri.
Penegasan warga itu menyusul beredarnta kabar jika Uher Suherman akan kembali beraktivitas seperti biasa sebagai kepala desa. Namun rumor itu segera ditegaskan warga yang mengaku tidak mengizinkan Uher Suherman kembali datang ke kantor desa.
“Kami menolak Uher kembali ngantor,” kata warga yang enggan disebutkan identitasnya, Minggu, 25 Agustus 2024.
Bahkan, warga siap membuat barikade menolak kehadiran kembali Uher Suherman masuk ke kantor desa. Warga akan berjaga di kantor desa.
“Kita lihat saja besok, apakah benar berani masuk kantor lagi atau tidak,” tegasnya.
Warga sudah sepakat akan kembali menggelar aksi unjuk rasa lebih besar seandainya Uher Suherman nekat kembali masuk kantor.
“Kalau sampai nekat masuk kantor desa, maka akan ada aksi dari masyarakat sebagai bentuk reaksi. Jumlahnya mungkin akan lebih banyak dari aksi sebelumnya,” pungkasnya.
Kuasa hukum Uher Suherman, D Muharam Junaedi, mengaku belum mengetahui adanya kabar kliennya akan kembali masuk kantor.
“Belum ada kabar atau obrolan dari klien saya yang akan kembali beraktivitas di Kantor Desa Sukaluyu,” kata Oden, sapaan akrabnya. (bay)


































































