CIANJUR – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Cianjur mengkritik rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengalihkan skema Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) menjadi beasiswa. Kebijakan itu dinilai semakin menganaktirikan sekolah swasta.
Ketua BMPS Cianjur Muhammad Toha menegaskan, BPMU bertujuan agar pembiayaan di sekolah swasta tidak jauh kesenjangannya dengan sekolah negeri.
“Ada perlakuan berbeda dari Pemprov Jabar terhadap masyarakat yang sekolah di negeri dengan yang di swasta. Bisa dibandingkan Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) ke sekolah negeri dengan BPMU ke sekolah swasta. Apakah nilainya sama?,” tegas Toha, Selasa, 14 Oktober 2025.
Toha menyarankan Gubernur Jawa Barat terlebih dahulu bermusyawarah dengan BMPS dan FKSS Jabar sebelum merencanakan mengalihkan skema BPMU. “Hendaknya Pemprov Jabar inisiatif musyawarah dengan BMPS dan FKSS Jabar,” paparnya.
Dia meminta Gubernur Jabar belajar dari kesalahan sebelumnya. Akibat tak melaksanakan musyawarah, berujung terjadinya gugatan hukum atas kebijakan Gubernur.
“Jadikan pengalaman dan pembelajaran proses gugatan ke PTUN oleh BMPS dan FKSS Jabar meskipun akhirnya berujung perdamaian,” pungkasnya. (bay)






























































