CIANJUR – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kabupaten Cianjur dilaksanakan di Desa Mekarmukti Kecamatan Cibinong. Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio dan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian hadir meresmikan dimulainya agenda tersebut, Rabu, 15 Juli 2026.
Danrem mengatakan, program TMMD meliputi pembangunan fisik dan nonfisik. Pada program fisik, pelaksanaannya berupa pembangunan jalan beton sepanjang 872 sentimeter atau 8,72 meter dengan tinggi 21 sentimeter.
Kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Programnya diprioritaskan untuk membangun wilayah yang tertinggal.
“Pelaksanaannya selama 21 hari. Nanti program TMMD akan selesai pada 13 Agustus 2026. TMMD ini akselarasi percepatan pembangunan di desa-desa tertinggal dan terisolasi,” kata Danrem.
Selama pelaksanaan TMMD, TNI menerjunkan 150 personel. Turut berpartisipasi masyarakat setempat serta unsur pemerintah.
Pelaksanaan TMMD kali ini berbeda. Para personel TNI tinggal di rumah-rumah warga tanpa mendirikan tenda.
“Personel kami tidur di rumah-rumah warga. Uang makannnya diberikan ke yang punya rumah. Tidak seperti sebelumnya yang mendirikan tenda,” ujarnya.
Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu Ferdian, menambahkan Desa Kertamukti merupakan wilayah yang cukup tertinggal dalam hal pembangunan infrastruktur.
“Kami membangun berbagai infrastruktur termasuk sumber daya manusia dan mempercepat pembangunan di desa-desa. Ini jalur yang belum tersentuh infrastruktur,” pungkasnya. (bay)





























































