CIANJUR – Polsek Sindangbarang mengamankan pelaku dugaan kekerasan terhadap DS (36), sopir ekspedisi B’Log. Sayangnya, aksi arogan pelaku berinisial E yang disebut-sebut preman itu tidak termasuk dugaan kekerasan.
Kapolsek Sindangbarang Iptu Dadang Rustandi mengaku, langsung menindaklanjuti pelaporan. Anggotanya sudah mengamankan pelaku.
“Sudah kami tindaklanjuti. E sudah kami tangkap,” kata Dadang dihubungi, Minggu, 4 Agustus 2024.
Namun, lanjut Dadang, perbuatan yang dilakukan E tidak termasuk dugaan kekerasan. Sehinggga, pelaku tidak ditahan.
“Itu hanya iseng saja, bukan termasuk penganiayaan berat. Memang tingkah laku E ini orangnya seperti itu,” paparnya.
Dadang mengatakan sudah memediasi pelaku dengan korban. Mereka sudah didamaikan yang difasilitasi Polsek Sindangbarang.
“Sudah damai. DS juga tidak melanjutkan perkara tersebut,” pungkasnya.
Dugaan kekerasan yang dialami korban terjadi saat dia selesai bongkar muat barang di Alfamart di Kampung Cibungur, Jalan Raya Saganten Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur, Minggu, 4 Agustus 2024. Aksi dugaan kekerasan yang dilakukan E yang disebut-sebut sebagai ‘preman kampung’ itu terekam kamera pengawas CCTV.
Berdasarkan pengakuan korban, kejadian yang dialaminya berawal saat ia menyelesaikan bongkar muat barang di minimarket. Saat itu DS sedang menerima telepon dari atasannya.
Tiba-tiba muncul laki-laki berkacamata turun dari colt diesel dobel. Lelaki tersebut kemudian masuk ke toko. Tanpa diduga, lelaki tersebut memukul korban pada bagian kepala.
“Pas keluar tiba-tiba memukul bagian kiri kepala saya. Saat itu handphone yang saya pegang jatuh,” kata DS, Minggu, 4 Agustus 2024.
Usai memukul, pelaku kemudian keluar dari minimarket. Saat itu DS masuk ke toilet.
Rupanya pelaku belum puas. Dia kemudian masuk lagi ke dalam minimarket mencari DS.
“Sempat keluar dulu dari minimarket. Kemudian dia balik lagi. Malah saya lagi toilet digedor-gedor sampai mau rusak itu pintu,” ujarnya. (bay)






























































