Cianjur – Seleksi wawancara calon anggota panitia pemungutan suara (PPS) yang diadakan PPK Karangtengah tak hanya diikuti oleh pria, namun juga menarik minat perempuan untuk ikut berkontribusi di Pilkada 2024.
Keikutsertaan kaum hawa terlihat, saat Rizka (22) seorang ibu rumah tangga (IRT) dan Novia Carla (28) yang memiliki pekerjaan sebagai guru mengikuti tes wawancara yang diselenggarakan di Gedung SDN Sukasarana, Kamis, (23/05/2024).
Rizka dan Novia Carla sama-sama menggunakan baju putih, kerudung hitam dengan warna celana senada sama-sama terlihat cantik.
Terdengar keduanya di ruang berbeda fasih menjawab seputar pengetahuan tentang kepemiluan.
Usai tes wawancara Novia mengaku, optimis dapat masuk menjadi anggota PPS dengan segala kemampuan dan keilmuannya tentang pemilu.
Harapan itu diyakininya karena sudah punya pengalaman menjadi anggota PPS pada Pemilu Pileg dan Pilpres kemarin.
“Pasti optimis bisa masuk, kalau untuk tes wawancara bisa menjawab semuanya karena saya kan sudah tiga kali ikutan, yang pertama jadi KPPS, kemudian dua kali jadi anggota PPS,” kata Novia.
Di sisi lain Rizka mengatakan, hasil tes wawancara dapat dilaluinya dengan lancar, hal itu lantaran pengalaman sebelumnya menjadi anggota KPPS.
“Kalau kemarin kan jadi anggota KPPS, ya inginnya naik tingkat. Mudah-mudahan bisa lulus,” ujar Rizka.
Sementara itu, Ketua PPK Karangtengah Jalaludin mengatakan, peserta pendaftar PPS cukup banyak hingga 90 orang.
“Ada 90 orang pendaftar, nantinya yang akan diambil sebanyak 48 orang ditempatkan di 16 Desa. Artinya satu desa itu tiga orang,” kata Jalal.
Jalaludin menambahkan, hasil wawancara para calon PPS akan dinilai langsung oleh KPU Cianjur
“PPK tidak ada sidang pleno untuk menetapkan hasil wawancara, jadi berkas wawancara yang sudah selesai diberikan ke KPU,” pungkasnya. (bay)


































































