Cianjur – Aplikasi perundungan untuk mencegah kasus bullying berhasil dibuat SMPN 1 Cianjur. Pemanfaatan teknologi itu saat ini telah diterapkan pada siswa dan siswi serta para guru.
Kepala SMPN 1 Cianjur Esih Hasanah mengatakan, penciptaan aplikasi tersebut berawal dari olimpiade nasional yang diikuti oleh para siswa dengan hasil meraih juara 2.
“Untuk tahun kemarin alhamdulillah mengikutkan penelitian olimpiade siswa dan menang dalam bidang penelitian teknik rekayasa (TKR), mendapatkan perak di tingkat nasional. Kebetulan judulnya mengambil aplikasi perundungan,” kata Esih, Senin, (27/05/2024).
Mengenai, teknis penggunaannya, dicantumkan nomor hotline yang nantinya terhubung ke aplikasi tersebut.
“Lewat HP, nanti ada di nomor hotline yang langsung terhubung dengan aplikasi, mereka melaporkan bilamana terjadi perundungan dan pusat pengaduannya ke Guru BK,” ujarnya.
Dengan adanya aplikasi perundungan, Esih menjelaskan, sangat bermanfaat agar anak lebih berani untuk melaporkan adanya kejadian perundungan.
“Manfaatnya melatih anak berani lapor baik melihat maupun mengalami perundungan dan dengan keberanian ini dapat meminimalisir perundungan,” ungkapnya.
Saat ini, aplikasi perundungan baru diterapkan di lingkungan SMPN 1 Cianjur.
“Aplikasi ini baru diterapkan di SMPN 1 Cianjur saja belum dibuat secara umum,” pungkasnya. (bay)






























































