CIANJUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mendorong aparatur sipil negara (ASN) melek teknologi, salah satunya memanfaatkan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi, AI diyakini bisa dimanfaatkan menunjang berbagai kegiatan bersifat kedinasan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa’i Azhari, mengatakan ASN di Cianjur harus menjadi pelaku integrasi teknologi digital ke dalam berbagai aspek.
Salah satunya menjadi penyebar informasi secara cepat berbagai kebijakan positif pemerintah.
“Seluruh ASN di lingkungan Pemkab Cianjur harus menjadi agen perubahan untuk mendorong transformasi digital pemerintahan,” kata Rifa’i, Senin, 27 April 2026.
Dia menambahkan, teknologi AI sudah menjadi bagian inovasi yang harus wajib digunakan ASN. Namun, Rifa’i juga mewanti-wanti penggunaan AI yang harus bersifat memberikan dampak positif bagi masyarakat, bukan untuk disalahgunakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Pemanfaatan teknologi memiliki peran strategis meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, efisiensi kerja, serta mendorong inovasi dalam pelayanan publik,” pungkasnya. (bay)
































































