CIANJUR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur memastikan penyembelihan hewan kurban di wilayahnya tertib dan tidak mencemari lingkungan. Sebab, di Cianjur sudah banyak penyembelih hewan kurban bersertifikat.
Selain itu, saat ini dalam penyembelihan hewan kurban, warga banyak yang mempercayakan kepada Rumah Potong Hewan (RPH).
Ketua MUI Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf, mengatakan, pemerintah telah banyak mengeluarkan sertifikat penyembelih sehingga para jagal hewan kurban telah terlatih sesuai dengan tata cara sebagaimana mestinya dalam menangani hewan kurban.
“Saya percaya, dalam hal penyembelihan sekarang di Cianjur tidak banyak menimbulkan masalah, karena penyembelih banyak yang bersertifikat. Kalau jumlah pastinya tidak tahu, sekitar ribuan di 32 kecamatan,” kata Abdul Rauf, Senin (17/6/2024).
Menurutnya, catatan mengenai jagal hewan yang punya sertifikat ada di Kemenag Cianjur. “Tercatat ada di Kemenag bahkan diwajibkan setiap kecamatan dan KUA melaporkan yang nantinya dilaporkan juga ke Kanwil,” ujarnya.
Dia menambahkan, fenomena pelaksanaan kurban di wilayah Cianjur patut disyukuri.
“Kami bersyukur dengan banyaknya hewan kurban dimana-mana, sebagaimana kesadaran umat di Cianjur melaksanakan ibadah kurban,” pungkasnya.(bay)

































































