RISKY Sintya, wanita berusia 29 tahun tengah menuai hasil kerja kerasnya sebagai selebgram terkenal di Indonesia.
Namun, puncak popularitas dara kelahiran Cianjur itu tak mudah untuk didapatkan begitu saja. Ada banyak hal yang dialami olehnya baik yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan.
Sebelum bergelut di bidang penyajian konten-konten edukatif, ternyata ibu cantik satu anak itu pernah jatuh bangun dalam meniti karir. Bahkan kesuksesannya itu diraih justru setelah menikah dengan Aeropp Arif Wibowo (40) hingga melahirkan anak semata wayangnya Al Khalifi Rizki Wibowo (7).
Tercatat, wanita yang dulunya pramugari itu pernah bekerja di salah satu sekolah swasta ternama di Cianjur di bagian keuangan.
Lalu mengadu nasib dengan menjalani tes menjadi Polwan, namun gagal. Kemudian sekolah penerbangan NASA Airline Education Center di Bandung 3 tahun lamanya hingga bertemu pujaan hatinya.
“Ketemu suami di Bandung saat aku sedang sekolah sekitar 7 tahun lalu, beliau instruktur/dosen aku di sekolah penerbangan itu. Singkat cerita aku lanjut kerja di dunia penerbangan di Jakarta, suamiku juga kerja di maskapai penerbangan yang sama, lalu dia yang sebelumnya tugas di Bandung dipindah tugaskan ke Jakarta lalu bertemu lagi sama aku, kemudian menikah,” tutur wanita berzodiak Sagitarius itu kepada Logikanews.co, Minggu (28/7/2024).
Seiring berjalannya waktu, Risky sering membuat konten liburan dan review produk sehingga mulai banyak pengikut tertarik dan bermunculan brand seperti skincare, produk anak, produk vitamin, hotel dan tempat wisata maupun resto yang mau bekerja sama dengannya.
Bahkan, pendapatan putri dari pasangan suami istri Acep Suryadarma dan Hj Yasmin itu bisa mencapai puluhan juta perbulannya.
Selain itu, Risky juga memiliki prestasi membanggakan menjadi salah satu talent terbaiknya Asosiasi Influencer Indonesia sehingga diundang untuk mengikuti acara kuis di salah satu program televisi dengan founder dan talent terbaik lainnya.
“Kalau pendapatan relatif sih (tidak tentu) cuma rata-rata rate card per sekali posting video berkisar antara Rp3-5 juta dan Rp2-3 juta per story posting. Kalau kontrak (Brand Ambasador (BA) pernah sekali tandatangan kontrak Rp16 juta untuk 4 bulan dan seterusnya. Kalau kisaran rate tergantung produk dan brand,” paparnya.
Risky mengaku, punya pengalaman berkesan ketika konten fyp dan banyak orang yang tertarik menonton, terlebih banyak followers yang terbantu atau terinspirasi.
Tetapi, ada juga pengalaman yang dirasa tidak membuat dirinya senang lantaran isi pesan di Instagram yang kerap melontarkan kata-kata atau kalimat tidak pantas.
“Kalau yang DM sering sih, cuma gak pernah aku buka, kalau yang keliatan isinya melenceng kadang aku langsung blok atau hapus atau pernah juga ada yang marah karna dia nanya di kolom komentar tapi tidak aku balas, lalu dia DM marah-marah, itu biasa lah namanya juga netizen,” katanya sambil tersenyum.
Di balik kesuksesannya itu, ternyata Risky mendapatkan dukungan dari suami dan anaknya. Mulai dari penyediaan alat yang dibutuhkan, mendukung waktu terlebih di even syuting besar.
“Pokoknya suamiku yang sudah bikin aku jadi seperti ini. Terimakasih ya suami, kalau anak nah dia juga salah satu partner aku kadang karna banyak brand yg meminta untuk jadi talent mom and kids. Kebanyakan juga endorse produk anakku dan alhamdulillah anaknya mau meski kadang masih malu- malu,” ungkapnya.
Ia mengaku, bersyukur atas perjalanan panjang hidupnya dan bisa membagikan
dokumentasi setiap perjalanan, pengalaman kuliner di berbagai daerah, dan membagikan experience pribadi mengenai hal apapun, dan mungkin kebanyakan sesuai dengan kehidupan sehari-hari para followers yang kebanyakan kaum Ibu /wanita.
Baginya sukses menjadi selebgram bukan hanya tentang jumlah pengikut atau likes, tetapi juga tentang bagaimana dapat menginspirasi dan berinteraksi dengan komunitas serta dapat memberikan konten yang bermanfaat.
Menjadi Selebgram pun dirasakan Risky memberi kesempatan untuk belajar dan berkembang dalam hal kreativitas, keterampilan fotografi dan editing video.
“Menjadi Selebgram sukses bagi saya adalah tentang membangun hubungan yang kuat dan membanggakan dengan pengikut saya, serta memanfaatkan platform ini (instagram dan tiktok) untuk mempengaruhi ke hal positif. Ini adalah perjalanan yang menantang tetapi sangat memuaskan dan saya tidak sabar untuk terus tumbuh serta menginspirasi lebih banyak orang di masa depan,” pungkasnya. (bay)






























































