CIANJUR – Tunjangan profesi guru (TPG) sudah disalurkan kepada para guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Cianjur. Jumlah penerima TPG hampir lebih dari setengah.
Teknis penyaluran tahun ini relatif cukup berbeda. Dana TPG sebesar gaji pokok itu disalurkan langsung pemerintah pusat ke masing-masing rekening penerima.
Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikpora Kabupaten Cianjur, Wawan Sutiawan, mengatakan terdapat 7 ribu guru berstatus ASN di Cianjur. Mereka merupakan penerima TPG.
“Saat ini baru tersalurkan ke 4.587 guru. Sebagian lagi sedang proses. Untuk data guru ASN dari Disdikpora Cianjur sejak jauh-jauh hari sudah selesai diusulkan ke pusat,” kata Wawan, Jumat, 11 April 2025.
Keterlambatan penyaluran TPG lantaran adanya pengalihan sistem pembayaran. Sebelumnya melalui pemerintah daerah, namun sekarang ke pemerintah pusat.
“Keterlambatan ini terjadi se- Indonesia. Salah satu faktor keterlambatan karena sistem pengalihan pembayaran,” ungkapnya.
Wawan berharap guru ASN yang belum mendapatkan TPG agar bersabar.
“Mudah-mudahan pada triwulan pertama pada April ini TPG dapat tersalurkan kepada semua guru yang belum menerima,” pungkasnya. (bay)































































