CIANJUR– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menyatakan, pola hidup ibu hamil tidak baik beresiko anak yang dilahirkannya menjadi stunting.
Kepala Dinkes Cianjur I Made Setiawan mengatakan, asupan gizi yang tidak seimbang, pola hidup yang kurang sehat, serta minimnya perawatan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.
“Kondisi itu bisa berpotensi bayi yang dilahirkan mengalami stunting,” kata I Made, Kamis 20 November 2025.
Made menyarankan, selama kehamilan, seorang ibu sangat membutuhkan nutrisi tambahan disamping menjaga pola makan seimbang dengan konsumsi sayur, buah, sumber protein hewani, serta pangan lokal yang kaya nutrisi.
“Mencakup protein, zat besi, asam folat, kalsium, vitamin, serta mineral penting lainnya,” ujarnya.
Selain memerhatikan gizi, Made mengimbau, ibu hamil melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Melalui pemeriksaan antenatal care (ANC), sehingga kondisi ibu dan janin dapat dipantau untuk mencegah timbulnya risiko komplikasi,” pungkasnya. (bay)































































