CIANJUR – Kebutuhan darah di RSUD Cimacan bisa mencapai 250 kantong setiap bulan. Dirata-ratakan, kebutuhannya sekitar 10-15 kantong per hari.
Kepala Bank Darah RSUD Cimacan Meli Eka Listiani mengatakan, kebutuhan darah sebanyak 250 kantong dibagi menjadi dua jenis pasien. Ada pasien umum dan pasien BPJS.
“Untuk pasien BPJS kebutuhannya sebanyak 240 kantong dan pasien umum sebanyak 10 kantong. Tapi kebutuhan pasien umum itu berfluktuasi. Kadang kebutuhannya banyak. Kadang juga sedikit,” kata Meli, Minggu, 27 Oktober 2024.
Jumlah kebutuhan darah terkadang meningkat signifikan. Terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis darurat.
“Makanya, jumlah kebutuhan darah itu tidak menentu. Kalau sedang ramai di setiap ruangan, permintaan darah bisa mencapai hampir 300 kantong per bulan,” ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan darah, RSUD Cimacam kerap meminta bantuan Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Cianjur. Selama ini organisasi kemanusiaan ini merupakan mitra RSUD Cimacan.
“Untuk penyediaan darah kami bekerja sama dengan PMI Kabupaten Cianjur.
Mekanismenya, dari setiap ruangan yang membutuhkan minta permohonan darah. Kami tampung terlebih dulu pengajuan dari setiap selama 30 menit. Setelah itu baru kami mengambil ke kantor PMI Cianjur,” pungkasnya. (bay)


































































