CIANJUR – Sebanyak 300 pelajar mengikuti Liga Tenis Meja Anak Sekolah Jawa Barat yang digelar selama 2 hari di GOR Pemuda atau Gelanggang Gelanggang Muda (GGM), Jumat, 19 Desember 2025. Eventnya merupakan kerja sama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Suryakancana.
Turnamen dibuka Ketua Umum KONI Cianjur Beny Rustandi.
Ketua Panitia, Nida Aulia Mugni, mengatakan pada turnamen tersebut diperlombakan 10 nomor/kelas jenjang SD hingga SMA/SMK putra dan putri. Liga Tenis Meja Anak Sekolah Jawa Barat merupakan turnamen tahunan yang digelar sebanyak 3 kali.
“Ini kegiatan rutin masyarakat pecinta tenis Jawa Barat. Setiap tahun diadakan tiga kali. Sekarang seri terakhir pada Desember. Cianjur merupakan tuan rumah,” kata Nida.
Kepala Bidang Pora Disdikpora Cianjur Dera Firman Fachruzi, menyambut baik pelaksanaan Liga Tenis Meja Anak Sekolah Jawa Barat. Dia berharap event ini menjadi wadah pembinaan atlet-atlet tenis meja masa depan.
“Tujuan diadakannya turnamen mencetak bibit-bibit tenis meja Indonesia, khususnya Cianjur. Selama 12 tahun terakhir, atlet-atlet sudah menjadi pemain nasional seperti mengikuti ajang SEA Games, kemudian mengikuti Liga,” tutur Dera.
Sementara itu Ketua Umum KONI Kabupaten Cianjur Beny Rustandi mengatakan, dengan adanya turnamen tenis meja khusus pelajar, para siswa akan terasah secara mental bertanding.
“Jadi dengan adanya turnamen tenis meja, mental bertanding anak usia dini menjadi terlatih,” kata Beny. (bay)

































































