CIANJUR – Oknum guru SMAN 2 Cianjur berinisial SM disebut-sebut memiliki gangguan psikis. Kondisi itu yang mengakibatkan SM kedapatan tiga kali melakukan dugaan kekerasan terhadap anak didiknya. Bahkan kabarnya SM sempat menjalani pengobatan di luar negeri.
Teranyar, dugaan kekerasan yang dialami pelajar pada Kamis, 5 September 2024. Pada rekaman video yang beredar, oknum guru berinisial SM itu memukul pelajar di ruangan kelas.
Rekaman video berdurasi 17 detik itu pun viral di media sosial. Pada rekaman video tersebut memperlihatkan seorang guru berambut pendek tampak mengumpat kepada dua orang siswa berbaju seragam batik.
Kemudian guru tersebut menampar salah satu siswa kemudian menarik bajunya. Di akhir video siswa tersebut didorong hingga terjatuh ke pintu kelas.
Namun, soal kabar itu ditanggapi dingin Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat Nonong Winarni. Nonong enggan mengomentari lebih jauh mengenai kabar tersebut.
“Kami tidak bisa menyimpulkan seperti itu karena itu kan masuk asumsi-asumsi,” kata Nonong, Jumat, 6 September 2024.
Nonong menegaskan dirinya bukan ahli medis, sehingga tak tepat menanyakan soal itu kepadanya. “Kalau rumor ada. Hanya kami tidak bisa menyimpulkan. Harus yang ahli lah yang menyimpulkan,” tegasnya. (bay)































































