CIANJUR– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur mencatatkan realisasi investasi pada triwulan 3 mencapai Rp2 Triliun 298 Miliar.
Angka tersebut secara persentase mencapai 120 persen melebih target capaian tahun 2025 sebesar Rp1,9 Triliun.
Sekretaris DPMPTSP Cianjur Superi Faizal mengatakan, sektor Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi penyumbang terbesar realisasi investasi di triwulan 3.
“Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang Rp1,9 Triliun, paling banyak investasi industri kulit mencapai Rp1,6 Triliun. Adapun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp359 Miliar, paling banyak investasi pertambangan mencapai Rp73 Miliar,” kata Superi.
Superi menyebutkan, salah satu faktor capaian tinggi investasi hingga melampaui target, lantaran adanya program yang bertujuan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para investor.
“Salah satunya ada OSS (Online Single Submission), sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik untuk mempermudah pelaku usaha mendapatkan izin usaha,” ujarnya.
Dia berharap, di triwulan ke 4, realisasi investasi di Kabupaten kembali naik.
“Harapannya di akhir tahun atau triwulan 4, realisasi investasi mencapai Rp2,5 Triliun hingga 2,8 Triliun,” pungkasnya. (bay)
































































